Sabtu, 30 Mei 2009

PSPS, Tim Fair Play Divisi Utama

SKUAD PSPS Pekanbaru Liga Divisi Utama Indonesia 2008Satu lagi hal yang layak dibanggakan, selain keluar sebagai runner up kedua, dan terpilihnya striker Dzumafo Herman sebagai top skor Liga Divisi Utama Indonesia 2008, PSPS Pekanbaru juga terpilih sebagai tim paling Fair sepanjang kompetisi.

Selain menempati urutan ketiga dan promosi, PSPS juga dinobatkan sebagai tim paling fair play oleh Komisi Disiplin PSSI. Trofi diterima Manajer PSPS Dastrayani Bibra yang diserahkan Ketua Komdis PSSI Hinca Panjaitan. PSPS dinilai sebagai tim yang paling sportif sepanjang kompetisi, mulai dari babak reguler sampai pada final.


‘’Alhamdulillah kami diberi penilaian paling fair oleh Komdis PSSI. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,’’ ungkap Dastrayani Bibra.

NB: Fair Play iya, sasaran kejahatan wasit juga iya.

Baca Terus...

PSPS Mengamuk, Hancurkan Persebaya 5-1

Benar-benar menjadi petaka bagi Persebaya. PSPS Pekanbaru yang pada senifinal lalu kalah melawan Persisam mengamuk di Stadion Palaran, Samarinda, tim Asykar Bertuah menghempas Bajul harus Ijo, Persebaya Surabaya dengan skol telak 1-5, Jumat (29/5/2009).

Seperti diberitakan, keempat gol PSPS tercipta di 25 menit awal yang diantaranya disumbangkan Ade Candra menit ke-4, Imam Faisal menit ke-8, April Hadi pada menit ke16 dan Daniel Junaidi menit ke-25.

Tambahan gol PSPS pada perebutan satu jatah tiket otomatis lolos ke Superliga itu disumbangkan oleh Dzumafo Herman pada menit ke-90.



Dzumafo Herman yang melakukan solo run, berhasil melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi Ekki Sabilillah. Dan hingga peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tak berubah.

Tak ayal, dengan hasil ini Persebaya yang menjadi sasaran amuk PSPS dipastikan harus melalui laga play off untuk bisa lolos ke Superliga. Sementara Persisam, Persema dan PSPS Pekanbaru lolos otomatis ke Superliga.

Baca Terus...

Kamis, 28 Mei 2009

PSPS Optimis Masuk Liga Super

Gagal melaju ke final Divisi Utama Liga Indonesia 2008/2009, ternyata tidak melunturkan semangat PSPS masuk Indonesia Super League (ISL) musim depan. Syaratnya M Zahrul dan kawan-kawan harus mengalahkan Persebaya di perebutan tempat ketiga, Jumat (29/5) di Stadion Palaran, Samarinda.

Ya, langkah menuju Liga Super atau biasa disingkat (ISL) masih terbuka. Bahkan bisa dikatakan sudah ada di depan mata dan tidak boleh disia-siakan. Inilah kesempatan kali kedua bagi PSPS.

Andaikan di semifinal, Selasa (26/5) lalu bisa mengalahkan Persisam, tim berjuluk Askar Bertuah ini otomatis menjadi tim pertama yang memastikan diri promosi ke Liga Super. Tapi apa mau dikata, pemain PSPS tidak berdaya menghadapi Persisam dan menyerah 1-3.

Kini kesempatan untuk naik tingkat kembali terbuka. Kali ini yang bakal menjadi penghadang adalah Persebaya. Tim yang punya nama besar ini juga berharap masuk ISL lewat perebutan tempat ketiga, setelah ditumbangkan tim sesama Jawa Timur, Persema juga dengan skor 1-3 di Stadion Segiri. Sebelumnya Persebaya disebut-sebut akan menjadi finalis mendampingi Persisam.

‘’Melihat permainan Persebaya tadi (Selasa malam, red) kami yakin bisa merebut juara ketiga. Pemain kita masih imbang-imbang dengan mereka (Persebaya, red),’’ kata pelatih PSPS Abdul Rahman Gurning.


Setelah kalah dari Persisam, Gurning memang memfokuskan perhatiannya untuk menghadapi Persebaya. Bersama asistennya, Afrizal dan manajemen tim, Gurning sengaja datang ke Stadion Segiri untuk mengintip laga Persebaya melawan Persema. Sebab Gurning belum penah melihat tim kebanggaan Bonek ini berlaga. Kebetulan di babak reguler lalu, Persebaya berada di Grup Timur bersama Persema.

‘’Tidak terlalu istimewa, semoga anak-anak bisa menang,’’ tambah manajer PSPS Dastrayani Bibra.

Ide, panggilan Dastrayani, menilai Persema memang lebih baik dari Persebaya. Sebagai perbandingan, PSPS mampu menahan imbang 1-1 Persema pada Delapan Besar. Padahal waktu itu Persema bermain di depan pendukungnya, Stadion Gajayana, Malang.

Optimisme mengalahkan Persebaya semakin membumbung. Pada laga besok, PSPS sudah bisa turun full team, kecuali Elad Henry Nyobi. Rusdianto yang sudah absen tiga pertandingan, termasuk laga melawan Persisam kemarin, sudah siap diturunkan.

Kepada dokter tim, dr Miftah, Rusdianto mengaku sudah tidak ada masalah pada lutut kanannya, yang sempat berbenturan dengan salah seorang pemain Persikabo di Delapan Besar lalu. ‘’Sudah bisa,’’ ungkap Rusdianto.

Kondisi Daniel Junaidi yang menderita sakit demam juga berangsur-angsur membaik. Pemain asli Kuantan Singingi ini harus absen di laga semifinal, karena tiba-tiba mendapat serangan demam panas. ‘’Rusdianto sudah bisa, tapi Daniel masih kita lihat perkembangannya sampai Jumat pagi,’’ kata Gurning.

Sumber: Riau Pos

Baca Terus...

Sabtu, 23 Mei 2009

PSPS Tahan Imbang Persema

PSPS Persema, PSPS Lolos ke Semi Final 8 besar liga divisi Utama Indonesia 2008PSPS Lolos ke Semi Final
Entah hasil postif diperlihatkan oleh Asykar Bertuah pada lanjutan pertandingan delapan besar liga Disvisi Utama Indonesai grup L di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Sabtu (23/5) petang tadi. PSPS berhasil menahan imbang tim Persema Malang - yang notabene bermain di kandang sendiri.

Terlihat pada foto yang dilansir Kompas diatas Irwanto yang dipercayakan pelatih Abdul Rahman Gurning sebagai pemain belakang pengganti, menahan laju pemain Persema Malang, Brima Pepito Sanusie (tengah).

PSPS berhasil menahan imbang Persema dengan skor 1-1. Dengan hasil ini, alhamdulillah PSPS lolos ke babak semi final.

Foto: Kompas

Baca Terus...

Kamis, 21 Mei 2009

PSPS Tenggelamkan Persiba 3-1

Malang nasib Persiba Bantul. Pada pertandingan grup K Liga Divisi Utama di stadion Gajayana Malang PSPS Pekanbaru berhasil menenggelamkan tim asal Bantul ini dengan skor 3-1.

Dua gol PSPS diciptakan oleh Tchana menit 14 dan satu gol berikutnya diciptakan Ade Kirana menit 49.

Balasan gol Persiba Bantul dicetak menit 73 oleh Michael Ndubuisi.

Pelatih Persiba Bantul Nandar Iskandar mengakui PSPS satu kelas diatas timnya. "Peluang kami sudah tertutup dan pertandingan terkahir kami akan menurunkan tim lapis kedua," katanya.


Sumber: Beritajatim.Com

Baca Terus...

Rabu, 20 Mei 2009

Imbang Persikabo, Lawan Persiba Jadi Kunci

Jalan PSPS menuju semifinal Divisi Utama Liga Indonesia 2008/2009 masih terbuka. Syaratnya, Danil Junaidi dan kawan-kawan harus menumbangkan Persiba pada laga kedua, Rabu (20/5) malam di Stadion Gajayana, Malang.

Seandainya PSPS menang atas Persiba, maka keinginan untuk lolos ke semifinal bisa terwujud. Tapi dengan catatan, tuan rumah Persema yang bermain pada sore ini bisa mengalahkan Persikabo di tempat yang sama. Sebaliknya, andaikan PSPS kalah dari Persiba, sementara Persikabo bermain imbang atau menang atas Persema, maka bisa dikatakan riwayat PSPS tamat di Delapan Besar ini. Sebab dipertandingan terakhir, Sabtu (23/5), PSPS akan berhadapan dengan tuan rumah Persema.

‘’Kalau kami menang lawan Persiba, jalan ke semifinal terbuka lebar. Tapi kalau kalah, saya kira sudah susah,’’ kata manajer PSPS H Dastrayani Bibra kepada wartawan, Selasa (19/5) di Malang.


Menghadapi Persiba, PSPS akan turun dengan komposisi lengkap, kecuali Elad Henry Nyobi yang masih cedera. Pelatih PSPS Abdul Rahman Gurning masih percaya dengan pemain yang diturunkan saat melawan Persikabo, Senin lalu. Tidak akan ada perubahan starting line up, terkecuali keadaan yang memaksa. Susunan pemain boleh tidak berubah, tapi strategi permainan harus ada perbaikan. Sebab Persiba yang sebenarnya dianggap underdog di Grup L ini pasti sudah mempelajari permain PSPS. ‘’Lawan Persikabo sudah kami evaluasi. Mudah-mudahan melawan Persiba bisa lebih baik lagi,’’ ujar Gurning.

PSPS tetap menganggap Persiba tim kuat. Buktinya tim asuhan mantan pelatih PSPS, Nandar Iskandar ini mampu mengimbangi permainan Persema, walaupun akhirnya kalah 0-1. Permainan Persiba berkarakter dan punya semangat juang tinggi. ‘’Pemain Persiba merata, terutama pemain lokalnya tidak ada yang terlalu menonjol. Tapi semangat mereka luar biasa,’’ kata Asisten Pelatih PSPS Afrizal yang sengaja memantau Persema lawan Persiba, Senin lalu.

Selain semangat, Afrizal melihat aksi striker asing Ezequiel Gonzales perlu mendapat perhatian khusus. Postur tubuh yang jangkung dan penguasaan bola yang bagus, membuat pemain bernomor punggung sembilan tersebut sangat berbahaya jika masuk ke kotak penalti lawan. Ezequiel juga mampu melewati beberapa lawan, seperti yang dilakukan saat menghadapi Persema. PSPS bersyukur, karena lawan tidak bisa tampil lengkap hari ini. Persiba kehilangan satu legiun asing, Cristiano de Olivera karena hukuman kartu merah. Pemain yang sempat dua kali membela PSPS tersebut harus absen setelah mendapatkan dua kartu kuning, sebelum diusir wasit keluar lapangan waktu menghadapi Persema.

‘’Hilangnya Cristiano saya kira tidak memengaruhi kekuatan Persiba. Mereka punya pemain lokal yang juga bagus,’’ ujar Afrizal.

Afrizal yakin, jika Rusdianto bermain seperti saat melawan Persikabo, PSPS bisa mengambil tiga poin di laga nanti. Syaratnya jangan lengah, dan menganggap enteng lawan.
Untuk menang, bukan hal mudah bagi PSPS. Persiba yang hanya kebobolan satu gol dari Persema, juga akan tampil habis-habisan agar bisa menembus semifinal. Nandar Iskandar merasa timnya juga mampu keluar dari Grup L ini, karena tim yang dihadapi tidak berbeda jauh. ‘’Masih ada peluang kami untuk lolos,’’ ujarnya.

Sumber: Riau Pos

Baca Terus...

Minggu, 17 Mei 2009

PSPS Adaptasi Cuaca Malang Yang Dingin

Sejak Kamis (14/5) lalu, PSPS sudah berada di Kota Malang untuk mengikuti Babak Delapan Besar Divisi Utama Grup L di Stadion Gajayana, Malang. Sementara lawan yang akan dihadapi di laga perdana nanti, Persikabo Bogor baru tiba di Malang, Sabtu (16/5) hari ini.

PSPS sengaja datang lebih awal karena selain untuk menjaga recovery pemain, pelatih Abdul Rahman Gurning ingin anak asuhannya bisa beradaptasi dengan cuaca Kota Malang yang cukup dingin.

‘’Mudah-mudahan, anak-anak cepat beradaptasi,’’ ujar pelatih asal Medan ini kepada wartawan, Jumat (15/5).

Cuaca di Malang memang jauh berbeda dengan Pekanbaru. Di Malang cukup dingin, sementara kondisi cuaca di Pekanbaru sebaliknya yakni cukup panas bahkan terik. ‘’Perubahan cuaca ini akan mempengaruhi pemain, baik secara fisik maupun permainan,’’ jelas pelatih yang akrab dipanggil Bang Haji ini.


Jumat (15/5), Dzumafo Epandi Herman dkk langsung melakukan latihan di Lapangan AU Malang dan Ahad besok baru akan uji coba lapangan Stadion Gajayana. Hingga kemarin, semua pemain dalam kondisi bagus. ‘’Untuk sementara anak-anak malah bersemangat latihan karena cuaca tak seperti di Pekanbaru yang cukup panas,’’ ujar Gurning.

Disinggung masalah startegi, Gurning mengatakan tak akan banyak melakukan perubahan. Dzumafo Efandi Herman akan tetap diandalkan sebagai striker tunggal dengan ditopang Cyril Emile Tchana dari lini kedua. Dua gelandang akan tetap mengandalkan Rusdianto dan Ade Chandra Kirana. Kiri dan kanan ada Imam Faisal dan April Hadi.

Empat di belakang masih akan dihuni Daniel Junaidi, Dedi Gusmawan, Agus Cima dan Rifki Firdaus. ‘’Untuk awal, kami akan main tertutup karena melihat situasi perkembangan permainan lawan. Setelah itu, baru saya menyusun strategi bagaimana main selanjutnya, terbuka atau tetap mengandalkan serangan balik,’’ tegas Gurning.

Sumber: Riau Pos

Baca Terus...

Rabu, 13 Mei 2009

Jadwal 8 Besar Divisi Utama Indonesia

Jadwal Pertandingan 8 Besar Divisi Utama Indonesia
---------------------------------------

18 Mei
Grup K: Persisam Vs Mitra Kukar, Persebaya Vs Persigo
Grup L: Persema Vs Persiba, PSPS Vs Persikabo

20 Mei
Grup K: Persisam Vs Persigo, Persebaya Vs Mitra Kukar
Grup L: Persema Vs Persikabo, PSPS Vs Persiba

23 Mei
Grup K: Persisam Vs Persebaya, Mitra Kukar Vs Persigo
Grup L: Persema Vs PSPS, Persiba Vs Persikabo
----------------------------------------------------

Ada yang salah dengan Jadwal Pertandingan 8 Besar Divisi Utama Indonesia, silakan diberi tahu (nggak pakai maki-makian atau bog ini akan di non-aktifkan).


Baca Terus...

Rabu, 06 Mei 2009

PSPS VS Persikad 3-0

PSPS berhasil meraih poin penuh ketika WO atas tamu Persikad Depok dengan skor 3-0. Hal ini tentu saja membangkitkan semangat para Asykar Bertuah untuk kembali ke puncak klasemen setelah mengalami dua kekalahan di laga tandang ke Kota Bogor.

Pertandingan yang sejatinya akan berlangsung petang tadi Rabu (6/5) di Stadion Rumbai Pekanbaru, namun karena tidak datangnya tim tamu Persikad, PSPS memastikan poin penuh dengan menang WO, tampa bertanding dengan skor 3-0.

Baca Terus...

Minggu, 03 Mei 2009

PSPS Masih Belum Bangkit

Setelah kalah 2-0 menghadapai tuan rumah Persikabo Bogor di Stadion Persikabo di Kota Hujan Bogor. taktik memaang striker tunggal yang diterapkan Abdul rahman Gurning tidak menghasilkan apa-apa walau para Asykar Bertuah bertahan secara intensive.

Tempo permainan petang lalu itu juga cepat, meskipun di awal agak lambat, karena masing-masing team saling mencoba mencari titik kemampuan lawan. Hal ini terlihat pada 45 menit babak pertama peluang-peluang di ciptakan kedua yang masih kurang.

Pemain PSPS kelihatan sedikit bertahan karena memang dari awal hanya menempatkan seorang striker saja di depan, Dzumafo Herman. Tuan rumah gencar menyerang pada babak pertama, namun karena permainan penjaga gawang kita yang gemilang, peluang-peluang tersebut tidak tercipta menjadi goal. Akhirnya babak pertama di tutup dengan skor 0-0.


Namun, 2 gol pemain tuan rumah pada babak kedua yang hanya berselang 10 menit dan salah satu memalui bola mati, membuat Asykar Bertuah belum bisa bangkit..

Baca Terus...
Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template