Sabtu, 29 November 2008

PSPS Tundukkan PSSB 2-0

Kemengan 2-0 atas PSSB Bireuen, Sabtu (29/11) di Stadion Rumbai, Pekanbaru, dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia menjadikan posisi PSPS naik satu strip dengan raihan 24 poin. dan target untuk sapu bersih poin kandang hampir pasti terwujud.

Dzumafo Ebanda Herman adalah aktor penting dalam mengantarkan PSPS meraih tiga poin ini, berkat aksinya briliannya mampu melesak dua gol sekaligus. Gol pertamanya terjadi dimenit ke 55, melalui titik penalti yang dieksekusi langsung oleh pemain berkebangsaan Nigeria itu, dan gol kedua tercipta dimenit 90 berkat aksi solo run-nya yang melewati barisan pertahanan Slamet Riadi dkk.



Hasil bagus ini membuat PSPS, lulus dalam menghadapi ujian tahap pertama dari dua rintangan yang harus dilalui. Untuk menjadi capolista diparuh musim PSPS tinggal mengamankan poin dalam menghadapi PSDS Deli Serdang, Rabu (3/12) mendatang.

Kehadiran Ketua Umum PSPS, Herman Abdullah yang memilih duduk di bangku cadangan pemain pada babak kedua, menjadi tambahan spirit bagi Agusrianto dkk untuk memenangi pertandingan. Terang saja, meski tidak bermain dengan aksi yang menawan skor 2-0 mampu menjadi penawarnya.

Jalannya pertandingan, di babak pertama Askar Bertuah--julukan PSPS menampilkan permainan cepat, dengan inisiatif mengambil serangan terlebih dahulu kebarisan pertahanan bireuen. Meski bermain dibawah terik matahari anak-anak asuhan Abdul Rahman Gurning tetap bersemangat dalam upaya meraih kemenangan.

Sementara tim dari tanah rencong, PSSB Bireuen yang di arsiteki Anwar tidak mau tinggal diam dalam menghadang serangan PSPS itu. Peluang gol yang diciptakan kerap merepotkan barisan pertahanan Dedi Gusmawan, meskipun belum ada yang berhasil membuahkan hasil. Hingga Jeda, skor 0-0 tidak berubah.

Dimenit ke 55, aksi striker jangkung, Dzumafu Ebanda Herman membuat pemain bertahan lawan frustasi, tanpa pikir panjang langsung mengambil jalan pintas dengan menjatuhkannya didalam kotak terlarang. Tanpa sungkan, wasit langsung menunjuk titik putih sebagai ganjarannya yang diberikan kepada PSPS. Herman yang menjadi algojo dengan tenang mampu membuat stadion bergemuruh. skor 1-0.

Berada dalam bayang-bayang permainan tuan rumah, bukan berarti Bireuen tanpa peluang. Namun berkat aksi yang luar biasa dari kiper enerjik PSPS, Fance Haryanto dibawah mistar PSPS, sukses menggagalkan semua peluang yang membahayakan dari lawan.


Dimasa injuri time, kembali striker PSPS, Ebanda Herman membuat lawan harus gigit jari. Lewat aksi solo run yang ditampilkan menjadikan tambahan satu gol sebagai gol penutup bagi kemenengan Askar Bertuah, 2-0.


Kepada Riau Pos, pelatih PSPS, Abdul Rahman Gurning tidak dapat menutupi rasa bangganya dengan hasil yang diraih pasukannya. Meski tidak mampu bermain dengan aksi-aksi yang menawan, namun ini sudah cukup membawa tim mengamankan tiga poin penting. Untuk memuncaki klasemen sementara wilayah barat, PSPS tinggal menghadapi satu ujian lagi.

Melawan PSDS, Rabu (3/12) mendatang, tren seperti ini harus tetap dijaga. Apalagi PSDS sedang dalam tidak baik dan mengalami kekalahan atas Persih, 0-1, di Stadion Beringin,Tembilahan.

''Bersyukur, dan puas. Ini semua berkat doa dan dukungan masyarakat dan suporter setia Askar Theking yang membirukan stadion, maka kami bisa meraih hasil yang sempurna. Untuk juara paruh musim, tinggal satu ujian lagi yang harus kami selesaikan dengan hasil yang serupa. Evaluasi tetap kami lakukan untuk menjalin kekompakan tim,'' begitu kata Gurning.

Sementara bagi tim tamu, meski tidak dalam kondisi terbaiknya tetap berharap bisa meraih poin. Namun dengan kekalahan yang baru saja dialami, pelatih PSSB Bireuen, Anwar menuding kinerja wasit dianggap merugikan timnya.

''Kami sudah menampilkan kemampuan kami, PSPS main bagus. Hanya saja wasit selalu merugikan kami,'' kesal Anwar.(*)

Baca Terus...

Jumat, 21 November 2008

PSPS Pekanbaru Tahan Imbang PSP Padang

Padang - Sebagai tuan rumah PSP Padang harus puas bermain imbang 1-1 melawan PSPS Pekanbaru pada Divisi Utama Liga Esia di GOR Agus Salim Padang, Jumat sore, padahal tim julukan 'pandeka minang' tersebut sempat tertinggal satu angka.

PSPS yang menurunkan tim terbaiknya unggul pada babak pertama menit ke-30 melalui tendangan first time pemain depannya, Ade Chandra Kirana bernomor punggung sepuluh yang menjebol gawang PSP yang dikawal Andre Syarifuddin.


PSP Padang kembali dihadapkan dengan posisi yang sama saat menghadapi Mitra Kukar Kaltim beberapa waktu lalu, di mana PSP tertinggal satu angka dan tidak bisa mengejar ketertinggalan itu hingga babak kedua usai.

Namun, semangat tim asuhan Joni Efendi itu tidak patah arang. PSP yang pada pertandingan ini menetapkan Febri Setiadi Hamzah sebagai kapten karena pertandingan lalu, kapten PSP dikenai kartu merah.

Pada babak kedua, penguasaan bola tampak berimbang, tapi PSPS lebih dominan melakukan penyerangan, khususnya dari masing-masing sisi kiri dan kanan.

Tim asuhan Rahman Gurning itu harus memertahankan konsentrasi mereka dari teriakan ratusan suporter tuan rumah yang menyemangati tim kesayangannya, sehingga pada babak kedua menit ke-64, PSP dapat menyamai kedudukan lewat tendangan lambung Febri Setiadi Hamzah.

Gol cukup memukau penonton, tendangan lambung Febri di batas kotak penalti tersebut tidak disangka penjaga gawang PSPS Fance Haryanto akan menjebol gawangnya. Febri dan Fance mencoba mengejar bola liar itu, namun Fance dapat menghalaunya saat bola sudah masuk ke dalam gawang.


Seusai gol tersebut, pemain PSP makin bersemangat. PSPS sebelum berakhir pertandingan melakukan pergantian pemain sebanyak tiga kali, begitu pula dengan PSP.

Skor pertandingan yang dipimpin wasit Norman Alex asal Langkat itu tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang.

Baca Terus...

Sabtu, 08 November 2008

Lawan Semen padang, PSPS Turunkan Lapis Kedua

Tidak ada target. Bahkan jika kalah, ya harus disyukuri itu yang diucapkan manajer PSPS Dastrayani Bibra tentang laga tandang

PSPS menghadapi Semen Padang di first leg Copa Indonesia. Hal ini terkait dengan persoalan dana. Sebenarnya fokus utama PSPS adalah di Divisi Utama supaya bisa promosi ke Indonesian Super Legaue pada musim depan.

Duel versus Semen Padang di Stadion Muhammad Yamin Muaro Sijunjung petang ini (8/11), PSPS tidak akan menurunkan para pemain terbaiknya. Pemain lapis kedua yang jarang mendapat kesempatan tampil di Divisi Utama bakal diberi kepercayaan oleh pelatih Abdul Rahman Gurning.

"Karena tak ada target, kita akan bermain rileks. Dan laga �ini kesempatan bagai pemain yang jarang dimainkan di Divisi Utama untuk unjuk kebolehan," ujar Gurning.



Gurning sadar, Semen Padang adalah lawan yang bagus dan satu-satunya tim yang tidak terkalahkan di Divisi Utama Wilayah Barat. Dan pelatih yang akrab disapa dengan Bang Haji itu pun yakin, tim berjuluk ''Kabau Sirah'' itu pun tak akan turun dengan pemain lapis keduanya pula.

"Saat ini kondisi para pemain cukup bagus. Tim sudah melupakan �kekalahan tandang di Kalimantan. Kami pun telah melakukan evaluasi. Tapi tetap saja laga lawan Semen Padang besok (petang ini) tidak masuk dalam agenda kami," ujar Gurning lagi.

Meski begitu, satu hal yang membuat Bang Haji senang dalam laga tandang di Copa ini adalah, timnya bisa menguji lapangan. Pasalnya saat menantang Kabau Sirah pada tanggal (25/11) nanti, Askar Bertuah akan bermain di Muaro Sijunjung.

"Keuntungan di laga di Copa ini, kita jadi bisa mengenal lapangan. Lapangan disini lebih bagus dari Rumbai," ujar Gurning.

Sumber: Riau Pos

Baca Terus...

Sabtu, 01 November 2008

Mitra Kukar Ingin Redam PSPS, Akui Berat

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Umumnya Mitra Kukar, H Sugiyanto, Tim asal Kutai Ketanegara itu optimis ingin bungkam PSPS di partai usiran ke dua mereka di Stadion Sempaja, Samarinda, Sabtu (01/11) petang ini.

Bermain di tempat netral tanpa dukungan publik Tenggarong, skuad Mitra Kukar bertekad untuk mempertahankan rekor kemenangan di seluruh laga kandangnya.

"Tak ada pilihan lain bagi Mitra Kukar selain meraup poin penuh di setiap pertandingan kandang, termasuk saat menghadapi PSPS Pekanbaru yang saat ini kokoh di puncak klasemen," tegas Ketua Umum Mitra Kukar H Sugiyanto.


Tim asal Borneo, Kalimantan ini, walaupun optimis tapi mereka mengakui Askar bertuah merupakan lawan yang berat.

"Kami telah menyaksikan permainan PSPS waktu melawan Persisam Putra Samarinda. Striker mereka cukup bagus. Tapi anak-anak sudah siap meredam serangan-serangan PSPS," katanya.

Baca Terus...

PSPS Kalah di Samarinda, Besok Kita Balas di Rumbai

Kekalahan PSPS Pekanbaru atas Persisam tidak bisa diterima, betapa tidak?, pada pertandingan itu wasit begitu tidak profesional, dua gol terakhir tim tuan rumah sangat merugikan Askar Bertuah. Selain itu Ade Chandara, penyerang PSPS sempat diserang orang tidak dikenal.

Bukan itu saja, dokter tim PSPS juga terkena lemparan botol di bench, setelah pada malam (28/10) lalu itu PSPS kalah 3-0 di Samarinda. Seandainya wasit yang memimpin cermat, lebih profesional dan tentu saja tampa tekanan, setidaknya PSPS tidak menelan kekalahan sebesar malam itu. dan tidak makan korban seperti pemukulan terhadap pemain dan pelemparan yang dialami oleh dokter tim.

KRONOLOGI

* Gol kedua Persisam pada menit 73, tidak sah. Karena ada pelanggaran di pertahanan PSPS yang menimpa seorang pemain bertahan sebelum gol terjadi.



* Gol ketiga Persisam yang dicetak Akbar menit 88, juga kontroversi. Karena wasit belum meniup peluit saat mereka melepaskan tendangan bebas dan disundul oleh pemain lainnya.

* Beberapa keputusan wasit lainnya dinilai merugikan kita, PSPS.

* Usai pertandingan, tentu saja pemain kita melakukan protes terhadap wasit yang kurang profesional. Pemain lainnya menuju bench.

* Perang mulut terjadi di bench PSPS hingga akhirnya Ade Candra dipukul orang tak dikenal.

* Hujan botol pun terjadi di bench PSPS yang salah satunya mengenai wajah dr Miftah, dokter tim Askar Bertuah.

* Pemain PSPS sempat tertahan sekitar setengah jam di bench.

* Setelah reda, pemain PSPS kembali ke Hotel MJ.

Besok Persisam kita balas di Rumbai dan jangan salahkan penonton pengamuk dan memberi sangsi kepada tim, itu penyebabnya karena wasit yang asa-asalan, tidak profesional.

Baca Terus...
Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template