Sabtu, 17 April 2010

Riau Pos: Kiper Blunder, PSPS Kalah

Foto Pemain PSPS di Copa, Piala Indonesia 2010Apa penyebab kekalahan PSPS atas Persikabo? Berikut Riau Pos memberi alasan:

Hasil positif PSPS di Babak 32 Besar Grup A Piala Indonesia 2010 yang digelar di Palembang tak berlanjut. PSPS justru tampil buruk di laga kedua yang digelar di Stadion Jakabaring, Jumat (16/4). Askar Bertuah justru takluk 0-2 dari tim Divisi Utama, Persikabo Bogor. Dua gol terjadi karena blunder yang dilakukan kiper Fance Hariyanto.

Hasil ini membuat kans PSPS untuk lolos ke babak 16 Besar semakin kecil. Pasalnya di partai Grup A lainnya, tuan rumah Sriwijaya FC berhasil mengalahkan Semen Padang dengan skor 3-0. Bahkan, pelatih PSPS, Abdul Rahman Gurning mengatakan kiprah PSPS di Piala Indonesia tahun ini sudah habis. ‘’Bisa dibilang peluang kita untuk lolos ke babak selanjutnya sudah tidak ada.

Pasalnya, Sriwijaya FC juga menang tadi (kemarin, red) dan mereka juga berpeluang lolos mendampingi Persikabo. Bersaing dengan tuan rumah rasanya tak mungkin,’’ ujar Gurning saat dihubungi Riau Pos, Jumat (16/4).

Ya, hasil laga kedua kemarin mengokohkan Persikabo di puncak klasemen sementara Grup A dengan nilai 6 dan dipastikan lolos ke babak 16 Besar. Posisi kedua ditempati Sriwijaya FC dengan nilai 4. Sedangkan PSPS berada di posisi tiga dengan nilai 1. Sementara, Semen Padang berada di juru kunci.

Dalam laga kemarin, PSPS mendominasi pertandingan. Namun, duet Isnaini dan Dzumafo Efandi Herman gagal mencetak gol meski dapat beberapa peluang emas. Isnaini tampil kurang greget di laga kemarin sehingga di pertengahan babak pertama digantikan Andika Yudhistira.

‘’Tak tahu apa masalah Isnaini. Ia selalu membuat kesalahan sendiri. Makanya, sekitar 20 menit main dia ditarik keluar. Entah pengaruh kejadian pelemparan lalu atau bagaimana. Yang jelas, di laga tadi (kemarin, red) setiap pemain kita bawa bola, penonton selalu menyoraki,’’ ujar Gurning. Keasyikan menyerang, PSPS yang tampil tanpa Banaken Bossoken di lini belakang justru kebobolan di menit ke-33 lewat titik penalti. Wasit memberikan penalti karena Fance Harianto melakukan pelanggaran terhadap Rodrigo di kotak terlarang. Rodrigo yang ditunjuk sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik.

Ketinggalan membuat PSPS semakin meningkatkan tempo permainan. Kerja sama gelandang Cyril Emile Tchana, Rusdianto, Josh Maguire dan April Hadi terus mengurung pertahanan Persikabo. Tapi sayang, keasyikan menyerang PSPS kembali kebobolan lewat serangan balik tim besutan Iwan Setiawan tersebut.

Berawal dari crossing dari sayap kanan, kiper PSPS, Fance Harianto yang memutuskan keluar dari sarangnya melakukan blunder di menit ke-82. Bola crossing tersebut tak mampu ditangkapnya dengan baik sehingga jatuh di depan striker Persikabo, Jibby. Alhasil, Jibby dengan mudah memasukkan bola ke gawang yang sudah kosong.

Sebaiknya PSPS segera fokus mempertahankan posisi di lima besar klasemen Liga Super Indonesia.

Berita: Riau Pos
Foto: Kompas

6 komentar:

yhat_zhu mengatakan...

tolong yach bang haji gurning..

fance hariyanto jgn di main kan di liga super,

nanti karna ke sombongan nya posisi psps jadi terancam

EdyG0049 mengatakan...

PSPS adalah tim yang harus mejadi macan sebagaimana dahulu tidak saja di laga domestik maupun kalo memang berkomitmen untuk memajukan sepakbola pekanbaru khusus nya dan riau pada umumnya kalau bisa menembus afc SUPAYA KAMI BANGGA SEBAGAI WARGA ASLI RIAU.....
TERIMAKASIH BUAT AR.Gurning yang telah membawa pekanbaru berprestasi di ISL namun perjuangan kita belum selesai dan kita jangan berpuas diri sebab masih banyak yang harus kita capai.......
Goooooooooooooooo.............PSPS I LOVE YOU SANG ASYKAR BERTUAH.

Bonekmania '96 mengatakan...

knapa PSPS nggak masang kiper Dede Sulaiman swaktu lwan Persikabo? Padahal kmarin Fance sudah diberi kesempatan lwan SFC?

Rivaldy angdika SP mengatakan...

Knapa PSPS nggak memasang kiper Dede Sulaiman ? Padahal Fance sudah diberi kesempatan swaktu melawan SFC

ocu bangkinang mengatakan...

kemenangan dan kekalahan dalam pertandingan merupakan hal yg wajar, it's just the game yg penting fairplay ny kan, salute buat coach abdurahman gurning yg merotasi pemainny yg tentu saja ad tujuanny, kami berharap psps bisa finish d posisi yg bagus musim ini, dan mulai menatap musim depan [tanpa maksud menggurui tentuny ] ..

suara hati kami buat manajemen_
1. pertahankan coach abdurahman gurning yg sudah berhasil membawa psps menjadi tim kuda hitam musim ini ..
2. pertahankan pemain yg mempunyai peran vital utk tim ..
3. semoga musim depan psps bisa lebih baik, amin ..
4. salute buat manajemen yg sudah mengkoordinir psps hingga membuat kami rakyat riau bangga dan tak henti mendukung para laskar2ny berjuang ..

Anonim mengatakan...

PSPS Kalo main di kandang kawan g usah banyak banyak Gol nya 1 aj jadi setelah mimpin baru semua nya jaga pertahanan ntar jadi ndak kan dapat point kan bagus!!!!!!!

Posting Komentar

Silakan Beri Komentarnya,
Ket:
Nama/URL : Tulis nama anda URL boleh dikosongkan.

NB : Kini setiap komentar tidak bisa langsung dilihat isi komentarnya, difilter terlebih dahulu oleh Admin untuk menghindari SARA. dan Komentar yang mengandung SARA/Bernada Miring tidak akan kami publikasikan.

Terima Kasih ^_^

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template