Rabu, 18 Maret 2009

Jadwal Baru PSPS Pasca Pemilu

Untuk memusatkan pengamanan menjelang dan selama pemilihan Umum (Pemilu), dari Kampanye sampai pencoblosan Kapolri tidak mengizinkan PSSI menggelar pertandingan sepakbola di seluruh Indonesia tampa terkecuali untuk pertandingan tim-tim Divisi Utama.

Akibatnya, seluruh jadwal pertandingan baik itu Indonesain Super League (ISL) dan Divisi Utama Indonesia diundur. Berkit jadwal terbaru untuk tim PSPS pada laga lanjutan putaran kedua Liga Divisi Utama Indonesai 2008 sebelum dan pasca Pemilu mendatang.

Persih Vs PSPS : 22 Maret 2009

PSPS vs PSAP Sigli : 27 Maret 2009 (Rumbai, Pekanbaru)

PSPS Vs Persiraja : 31 Maret 2009 (Rumbai, Pekanbaru)

Persikab Vs PSPS : 11 April 2009

Persikabo Bogor Vs PSPS : 15 April 2009

PSPS Vs Persikad Depok : 20 April 2009 (Rumbai, Pekanbaru)

PSPS Vs Persikota : 25 April 2009 (Rumbai, Pekanbaru)



Apabila terdapat kesalahan atau kekeliruan pada jadwal tanding PSPS Pekanbaru diatas mohon diberitahukan melaui kolom komentar, terima kasih.

Baca Terus...

Sabtu, 14 Maret 2009

PSPS Tumbang di Batang

Asykar Bertuah harus berjiwa besar menerima kekalahan atas tuan rumah Persibat Batang pada lanjutan Liga Divisi Utama Indonesia, namun Posisi PSPS dipuncak klasemen masih aman. Pada petang lalu itu (13/3) Tim kesangan masyarakat Riau kalah 2-1. Gol pertama yang tercipta dari hasil tendangan kaki pemain Persibat, Mousa Traore pada menit ke-7 sempat menggoyahkan pola permaianan PSPS Pekanbaru.

Memasuki menit ke-25 babak pertama, PSPS berusaha menyamakan kedudukannya dengan meningkatkan pola permaianan agressif. Namun serangan anak asuhan Rahman Gurning masih bisa digagalkan pemain Persibat.

PSPS Pekanbaru nyaris menciptakan gol pada menit ke-37 ketika tendangan keras, Ade Chandra Kirana yang memanfaatkan kemelut bola di kotak pinalti namun masih bisa antisipasi oleh penjaga gawang Persibat.



Sebelum usai babak pertama, wasit pertandingan, Ahmad Suparman asal Bandung terpaksa mengeluarkan kartu kuning terhadap pemain Persibat Indra Gunawan setelah melakukan pelanggaran pada Ade Chandra Kirana.

Pada babak kedua, PSPS Pekanbaru berusaha mengejar ketertinggalannya dengan meningkatkan pola permainan cepat sehingga sempat mendapatkan beberapa peluang untuk menciptakan gol.

Tendangan keras kapten kesebelasan PSPS Pekanbaru, Dzumafo Herman pada menit ke-53 nyaris membuah gol setelah penjaga gawang Persibat Batang, Susanto `Cucak Rowo` gagal menyergap bola. Namun bola dari hasil tendangan Dzumato hanya membentur tiang gawang Persibat.

Persibat Batang terus tertekanan lewat serangan-serangan PSPS yang berusaha bangkit dengan meningkatkan pola permainan cepat.

Namun Persibat kembali unggul pada menit ke-64. Tertinggal 2-0, PSPS Pekanbaru terus meningkatkan semangatnya mengejar ketertinggalan. Upaya ini akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-90 dari hasil tendangan keras Dzumafo E. Herman.

Abdul Rahman Gurning, merasa kecewa terhadap permaianan anak asuhannya yang dinilia bermain dibawah form.

"Tertinggal 1-0 pada babak pertama sempat membuat anak-anak `down` sehingga tidak bisa lepas bermain," terangnya.

Selain itu, cidera Rudianto dan Agus Riyanto cukup berpengaruh terhadap permaianan PSPS Pekanbaru.

"Jujur saja, permaianan Persibat hanya biasa-biasa saja. Namun dengan tidak bermainnya Rudiyanto dan Agus Riyanto cukup berpengaruh di lini pertengahan PSPS Pekanbaru," Tegas Bang Haji.

Baca Terus...

Jumat, 13 Maret 2009

Petang ini PSPS Hadapi Persibat

Waspadai Tuan Rumah

PSPS Pekanbaru terus mengejar poin untuk memuluskan jalan ke Liga Super musim mendatang. Jadi, tak ada kata lain selain kemenangan ketika Askar Bertuah menghadapi Persibat Batang di Stadion Mohammad Sarengat, Batang, Jumat (13/3) petang ini.

PSPS kini bertengger di posisi teratas klasemen sementara Divisi Utama Wilayah Barat dengan raihan 43 poin. PSPS unggul sembilan poin dari Persikabo Bogor yang menempati posisi ke-4. Sejuah ini Persikabo telah menjalani 21 laga, namun PSPS baru 20.

Jatah tiket ke Liga Super belum jelas, tapi kabar terbaru dua tim teratas masing-masing wilayah langsung lolos. Tapi menurut manajer PSPS, Dastrayani Bibra, kabar itu masih belum pasti karena masih menunggu keputusan PSSI “Kalau itu benar, sangat menguntungkan kita jika berhasil bertahan di puncak klasemen hingga akhir,” jelas Dastrayani ketika dihubungi malam tadi.

Demi mencapai target ini, Gurning menyiapkan formasi 4-5-1 saat melawan Persibat. Empat posisi belakang akan diisi Daniel Junaidi, Dedi Gusmawan, Agus Cima dan Rifki Firdaus. Lima gelandang: Imam Faisal, Daniel Bikoi Ose (bertahan), Ade Chandra Kirana, April Hadi dan Chiril Thcana Emile.

Striker tunggal PSPS tetap Dzumafo Efandi Herman yang juga kapten tim. Posisi penjaga gawang akan disisi oleh Andi Setiawan. Jika Bikoi tak mampu memainkan peran sebagai gelandang bertahan seperti Rusdiantoyang cedera maka akan memasukkan Elad Hendry Njobi.

Henry akan diletakkan pada posisi Agus Cima, sedangkan Agus Cima akan menggantikan posisi Bikoi. Strategi ini pernah dilakukan Gurning dan hasilnya PSPS menang 2-0 atas Persibat di Stadion Rumbai pada putaran pertama lalu. Lalu bagaimana di lag sore ini? Gurning berharap bisa seperti hasil putaran pertama.

Namun, Gurning tetap mewaspadai Tuan Rumah. Apalagi, pada laga petang nanti, tim Laskar Alas Roban, sudah bisa diperkuat gelandang andalan mereka Heru Purwono yang absen saat mereka ditaklukkan Persih Tembilahan Senin (3/3) lalu. Selain itu, PSPS juga harus mewaspadai sepak terjang dua leguin asing Persibat, Otto Weah dan Mamadou.

‘’Bagaimana pun jeleknya pemain asing, tetap kualitasnya beda dengan pemain lokal. Kalau tak bagus, tak mungkin mereka dikontrak Persibat,’’ terangnya.

Sumber: Riau Pos

Baca Terus...

Hanya 50 Persen Pemain Layak ISL

Hal ini diungkapkan Dastrayani Bibra, manajer Tim PSPS Pekanbaru saat ini, kepada beberapa media di Riau. Menurutnya hanya sebanyak 50 persen pemain PSPS yang ada saat ini layak bermain atau setaraf pemain Indonesian Super League. Jika PSPS jadi lolos ke Liga Super Indonesia itu, ia akan mencari tambahan untuk menutupi selebihnya.

''50 persen akan dipertahankan menghadapi Indonesian Super League, 50 persen lagi akan kita cari tambahan,'' ujarnya kepada stasiun Televisi lokal, RTV. Menurutnya hanya 50 persen pemain yang setaraf pemain Indonesian Super League.

Memang untuk saat ini terlalu cepat rasanya membicarakan Super Liga tapi bukan tidak mungkin karena PSPS saat ini unggul 5 poin dari peringkat ke-2 klasemen sementara Liga Divisi Utama Indonesai Persisam.


Namun dari pernyataan manajer,Dastrayani Bibra, ia tidak menjelaskan berapa diantara pemain lokal yang termasuk ke dalam 50 persen pemain yang layak main di Indonesain Super League tersebut.

Baca Terus...

Kamis, 05 Maret 2009

Daftar Nama Asykar Theking

Bagi seluruh Asykar Theking, mapun supporter PSPS pada umumnya, baik yang ada di dalam maupun di luar daerah Riau mohon segera mendaftarkan diri disini.

Mohon maaf sebelumnya jika Admin mengeluarkan kebijakan pada Blog ini tanpa diskusi terlebih dahulu kepada para pecinta PSPS semua. Kami menyediakan kontak form untuk pendaftaran. Tak berapa lama lagi, blog ini hanya bisa dikomentari oleh para Asykar Theking saja, hal ini memerlukan data diri dan alamat email.

Untuk mencegah adanya Askar Theking gadungan, alias jadi-jadian yang mengisi komentar-komentar kotor di Blog ini, kami mohon sertakan alamat tempat berdomisili, nama dan alamat email yang masih aktif.

Atas perhatian dan kebaikan para Asykar Theking yang mau meluangkan waktunya untuk mendafdar disini kami ucapkan terima kasih.

Baca Terus...

PSPS Diimbangi Persisam, Masih di Puncak

PSPS Pekanbaru memang benar-benar mendapatkan lawan tangguh di dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Rumbai, Rabu (4/3) kemarin. Persisam Samarinda mampu membuat pendukung PSPS merem melek. Permainan apik Elang Borneo sempat membuat PSPS tertinggal 0-2. Namun mental juara PSPS membuat kedudukan menjadi 2-2 lewat gol Imam Faisal menit ke-61 dan Dzumafo Efandi Herman di menit ke-85.

Secara permainan, kedua tim memperlihatkan penampilan sekelas Liga Super. Kedua tim memperlihatkan dirinya pantas berada di papan atas dan juga pantas lolos ke Liga Super. Tapi, Pelatih PSPS Abdul Rachman Gurning tak puas secara hasil. ''Perjuangan sudah maksimal, tapi untuk hasil saya rasa belum maksimal. Seharusnya kami bisa menang. Cuma keberuntungan tampaknya tak memihak kami. Beberapa peluang emas mencetak gol terbuang,'' ujarnya.


Pada babak pertama, PSPS sempat mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol di menit ke-20 ketika libero Persisam, Kasiadi, menyentuh bola dengan tangan di kotak penalti, tapi wasit tak memberikan hukuman. Dzumafo Herman juga sempat diganjal di kotak penalti, tapi juga tak dilihat wasit.

PSPS menekan semenit awal dan menciptakan peluang gol terlebih dahulu. Duet striker Dzumafo Epandi Herman dan Ahmad Junaidi yang turunkan pelatih Abdul Rahman Gurning kurang mengesankan. Terutama Junaidi yang sering kehilangan bola dan off position. Penampilan Kasiadi dan Patricio Jimenez juga tangguh di sentral pertahanan Persisam.

Penialaian media di Riau permainan bagus kedua tim dirusak oleh keputusan-keputusan kurang cermat wasit, termasuk dua penalti yang mestinya didapat tuan rumah. Down karena ulah wasit, para pemain PSPS mulai terlihat longgar dan Jardel Santana mencetak gol menit ke-40 setelah menerima umpan silang Uston Nawawi.

Di babak kedua, PSPS lebih banyak menekan, karena terlalu asyik ingin mengejar ketertinggalan, gawang Fance kembali dibobol, kali ini oleh mantan kapten PSPS, Kurniawan DJ, yang melakukan tendangan setengah salto pada menit ke-57.

Untungnya, ketinggalan 0-2 tak membuat Askar Bertuah yang bermental juara, menyerah. Masuknya M Isnaini menggantikan Ahmad Junaidi membuat serangan PSPS mulai bervariasi. Hasilnya, Imam Faisal berhasil memperkecil ketinggalan dengan tendangan voli dari luar kotak penalti pada menit ke-61.

Gelombang serangan terus dilakukan dan pada menit ke-85, kapten Dzumafo E Herman menyamakan kedudukan setelah tandukannya membobol jala Sumardi memanfaatkan umpan crossing Isnaini. Kedudukan 2-2 menjadi hasil yang pantas untuk kedua tim yang dianggap paling pantas lolos ke Liga Super.

''Kami mengakui, Persisam main bagus. Tapi pertandingan ini dirusak oleh wasit. Minimal kita dapat dua penalti di awal pertandingan,'' jelas Dastrayani Bibra, manajer PSPS, kesal. Hasil petang itu tidak membuat posisi PSPS di puncak klasemen bergeser.

Sumber: Riau Pos

Baca Terus...
Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template