Minggu, 18 November 2007

Seleksi PSPS Afrizal: Tunjukkan Kemampuan Terbaik

PEKANBARU(RP)-Tes fisik atau VO2 Max (daya tahan tubuh) pemain lokal yang digelar PSPS, Rabu (14/11), ditemukan lima-enam orang pemain memiliki ketahanan tubuh/jantung di bawah standar minimal. Tes dengan cara lari selama 15 menit di Stadion Rumbai itu, langsung di bawah pantauan Dr Miftah.

Pemain yang memiliki daya tahan tubuh di bawah standar memang sulit untuk didongkrak dalam waktu yang singkat. Artinya, pemain yang tidak bisa meningkatkannya sudah dipercaya akan tersingkir. Saat ini, pemain yang masih bertahan berjumlah 36 orang dan akan ciut menjadi 25 orang dalam tahap-tahap selanjutnya.



‘’Dari pantauan kita, terdapat 15 persen dari 36 pemain yang lolos seleksi pertama memiliki daya tahan tubuh di bawah standar minimal. Bisa jadi, mereka akan menjadi pemain yang tersingkir di tahap dua atau selanjutnya,’’ ujar Asisten Pelatih PSPS Afrizal kepada Riau Pos, Rabu (14/11) kemarin.

Lebih jauh Afrizal melanjutkan, untuk seleksi tahap dua yang dimulai, Kamis (15/11) hari ini, dia akan mencoba teknik pemain sesuai posisi masing-masing. Jika striker maka akan dicoba dan dilihat kualitas shoting yang dilakukannya, begitu pula gelandang dan penjaga gawang. Karena itu, dia menganjurkan agar pemain mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Menurutnya, tidak bisa dipastikan berapa hari tahap kedua dilaksanakan dan berapa pula pemain yang diciutkan. Pastinya, dalam proses berjalan, pemain yang tidak bisa meningkatkan kualitasnya akan tersingkir dengan sendirinya. Jadi, selagi punya kesempatan, dia menganjurkan kepada pemain untuk berusaha maksimal. [....]

Baca Terus...

PSPS Menanti Keputusan PSSI

Pertanyaan yang mencuat kepermukaan, loloskah PSPS ke Divisi Utama musim 2008? Keputusannya tentu belum bisa diketahui saat ini atau dalam waktu dekat. Sebab keputusan lolos tidaknya tim-tim yang masuk dalam peringkat empat klasemen Divisi I 2007 dicetuskan dalam Raparnas PSSI, 18 Oktober 2007 mendatang.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Manajer PSPS Dastrayani Bibra menjelaskan, sudah berembuk dari Ketua Harian ke bawah untuk merapatkan barisan. Alasannya, jika Askar Bertuah lolos maka mereka langsung bergerak cepat untuk membentuk tim yang solid dengan pelatih dan starter berkualitas. Sebab memasuki kompetisi yang lebih bergengsi, harus diikuti tim yang juga bergengsi. ‘’Kita sudah berembuk dari Ketua Harian ke bawah untuk merapatkan barisan, kalau-kalau PSPS lolos ke Divisi Utama tahun depan,’’ kata Dastrayani menegaskan.


Sehari sebelumnya, PSPS menerima bantuan Pemprov sebesar Rp1 miliar secara simbolis yang diserahkan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP dan diterima Manajer PSPS Dastrayani Bibra. Hanya saja, penyerahan itu secara simbolik sebab dananya sudah digunakan untuk musim 2007 ini. Dana Rp1 miliar tersebut sudah habis sebab digunakan secara bertahap yakni Rp500 juta Putaran I dan Rp500 juta di Putaran II. Artinya, dana Pemprov Rp1 miliar sudah tidak ada masalah lagi. Lantas bagaimana dengan bantuan dari PTPN V, Indah Kiat dan sebagainya? Soal yang satu ini, Dastrayani tampaknya masih enggan untuk berkomentar. Kabar yang berkembang, manajemen PSPS masih menunggu dana dari PTPN V yang sudah disepakati Rp1 miliar. Tapi dana itu berkurang menjadi Rp500 juta dan berkurang lagi menjadi Rp250 juta. Hanya saja, dana itu belum diterima manajemen sama sekali hingga kemarin. ‘’Manajemen akan bertanggungjawab untuk melunasi gaji pemain hingga usai kontrak mereka sampai Desember 2007 mendatang,’’ tegasnya mengakhiri. [.....]

Baca Terus...
Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template